Sidamanik-Simalungun,-
Mahasiswa KKN UINSU Melakukan Kunjungan ke Bank Sampah pada hari Jum’at (07/08/26) terkait dengan pengelolaan sampah yang ada di desa Sait Buttu Kec. Sidamanik, Kab. Simalungun.
Dalam Kunjungannya mahasiswa KKN mendapatkan edukasi terkait proses pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah SIMPATIK (Solusi Integral Masalah Polusi Sampah Plastik). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur, Sekretaris, dan Serta Tim Kreasi yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan bank sampah plastik
Bank sampah ini dibentuk pada 31/11/19 yang dilatar belakangi oleh peningkatan kualitas kopi desa Sait Buttu ini. Awal mulanya Bank Sampah ini disponsori oleh Starbucks, tetapi setelah 3 tahun Starbucks memberi dukungan dan dorongan maka mereka mencari sasaran atau target baru dalam produksi kopi mereka. Setelah itu Bank Sampah Simpatik ini disponsori oleh Bank Indonesia. Salah satu sponsornya berupa Gedung sebagai tempat transaksi dan penyimpanan sampah, mobil pick up, laptop, dll.
“Awal mula berdirinya kami mengalami kesusahan dalam menjalankan kegiatan Bank Sampah SIMPATIK ini dan untungnya Bank Indonesia datang untuk merangkul kami dari mulai memberikan bangunan, mobil pick up, laptop, dll”. Ujar Tiamsi Napitu selaku Sekretaris dari Bank Sampah SIMPATIK.
Selain pengelolaan sampah, mahasiswa KKN juga melihat peran tim kreasi dalam mengembangkan berbagai pemanfaatan sampah. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat berjalan beriringan dengan kreativitas masyarakat.
Adapun hambatan dalam pelaksanaan Bank Sampah SIMPATIK masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah “dari 720 KK (Kartu Keluarga) didesa ini hanya 270 KK yang bergabung dan tercatat sebagai nasabah Bank Sampah SIMPATIK”. Ujar Tiamsi Napitu.
Kunjungan tersebut menjadi pengalaman bagi KKN UINSU untuk memahami secara langsung bagaiman pengelolaan sampah dapat dilakukan. Mahasiswa KKN UINSU tidak hanya belajar mengenai pentingnya memilah sampah, tetapi juga memahami bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian lingkungan segaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. (P. N & F. R)

0 Komentar