Langkat,
Rapat kerja (raker) dengan kepala sekolah di dua lokasi yang ditunjuk oleh kadis pendidikan Langkat Ilhamsyah Bangun.ST.MT dengan di hadiri dari berbagai bidang dinas pendidikan Langkat pasal nya lokasi yang ditunjuk kadis pendidikan Langkat di dua sekolah ini menuai asumsi dari masyarakat Langkat
Dari hasil pantauan awak media terlihat gedung gedung sekolah di SMPN 1 Binjai /gumit kecamatan Binjai terlihat kompak kapik pintu kusen jendela kaca nako berpecahan kusen pintu sekolah bolong bolong dan kurang perawatan
Dan terlihat juga di gedung sekolah smpn 2 ulu brayun kecamatan Stabat kabupaten Langkat terlihat sangat jelas sekolah tersebut tidak terawat kemanakah anggaran dari dana bos sekolah tersebut pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk setiap sekolah negeri di kabupaten Langkat ratusan miliar untuk bantuan operasional sekolah (BOS) dalam anggaran dana bos ada beberapa persen untuk perawatan sekolah kenapa sekolah sekolah yang menerima anggaran dana bos minim sekali dengan perawatan kemana dana bos sekolah tersebut untuk itu diminta kepada aparat penegak hukum polres Binjai dan kejari Langkat panggil dan periksa anggaran dana bos bantuan operasional sekolah di sekolah tersebut yang diduga tidak sesuai penggunaanya dan tidak transparan diduga kuat di korupsi oleh oknum oknum kepsek yang tidak bertanggung jawab dalam menggunakan anggaran dana bos sekolah masing masing.
Agar tegak nya supremasi hukum di Langkat APH Harus menelusuri dana bantuan dari pemerintah yang berasal dari uang rakyat yang diduga kuat tidak transparan dan diduga memperkaya diri baik bapak Kapolres Binjai dan Langkat dan bapak Kejari Langkat panggil dan periksa oknum kepsek di dua sekolah tersebut.
Jumlah siswa/i di SMPN 1 Binjai kabupaten Langkat 811 siswa di kalikan Rp 1160 ribu persiswa dengan nominal Rp 940.760.000 dana bantuan operasional sekolah untuk smpn1 Binjai kabupaten Langkat .jumlah siswa untuk sekolah smpn2 Ara condong Stabat kabupaten Langkat 177 siswa/i dikalikan 1160 ribu persiswa dengan jumlah Rp 205.320.000.
Di dua lokasi sekolah tersebut dan masyarakat kecamatan Binjai dan Stabat berharap aparat penegak hukum(APH) segera turun tangan untuk memeriksa anggaran dana bos di dua sekolah tersebut agar terang benderang ungkap sumber yang layak di percaya raker rapat kerja kepala sekolah dengan kadis pendidikan di dua lokasi pada tanggal"11-12 Juni 2026 lalu saat kepsek SMPN 1 Binjai di konfirmasi melalui pesan whastapp menjawab .nanti kita perbaiki bang ungkap kepsek.(tim)

0 Komentar